Senin, 30 Mei 2011

Studytour

   Tanaman Obat Disekitar Kita



1.      Sambiloto (Andrographis Paniculata)
Flavonoid dan lakton (deoxyandrographolide, andrographolide, homoandrographolide, dan sebagainya), alkane, ketone, aldehyde, panekulin, kalmegin, minyak atsiri. Masuk pada meridian jantung dan pembersih darah, mengurangi kemungkinan terkena ganggren pada penderita diabetes, anti bakteri, peredam demam, anti radang, mengontrol reaksi imunitas, penghilang nyeri, penawar racun, hepatoprotektor (melindungi sel hati dari zat toksik)

2.      Temulawak (Curcuma xanthorrizha)
Kurkuminoid dan minyak atsiri, membantu memperbaiki metabolisme lemak dan karbohidrat, anti inflamasi, tonikum, diuretik. Aktivitas kolagoga temulawak dapat meningkatkan produksi dan sekresiempedu yang dapat mengurangi kolik empedu, perut kembung akibat gangguan metabolisme lemak dan menurunkan kadar kolesterol darah.

3.      Ceplukan (Physalis peruviana)
Buah celupkan mengandung asam sitrun,as. Malat, alkaloid, tannin, vitamin C dan gula. Buah yang matang berguna untuk obat iskhuria hidrops, ikhterus epilesi dan lain-lain. Daun dan kelopak  mengandung physaline. Dicampur dengan beberapa bahan lainnya, seperti pulosari, garam dan daun sirih, ditambah minyak dapat dijadikan salep obat koreng. Akar  dapat digunakan untuk obat cacing dan demam ekitun (pembersih darah dan pereda kejang).

4.      Lempuyang (Zingiber aromaticum)
Minyak atsiri, jinjerot, resin, pati : pembersih darah,mengurangi rasa nyeri dan pereda kejang, kelumpuhan, memperbaiki sirkulasi darah
5.      Gempur Batu (Ruellia napifera)
Mengandung saponin dan flavonoid. Berkhasiat deuretik dan penghancur batu.

6.      Sambung Nyawa (Gynura procumbens)
Mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, tannin. Khasiat : anti neoplastik, antipiretik, hipotensi, antikanker, hipoglikemik, diuretic.

7.      Cakar ayam (Selaginella doederleinii)
Mengandung saponin, phytosterol dan alkaloid. Berkhasiat antipiretik, anti toksik, anti kanker,menghentikan pendarahan, anti bengkak, pembersih darah, stomatikum.

8.      Miana (Coleus scitellarioides)
Mengandung minyak atsiri, tannin, lemak dan sebagainnya. Berkhasiat : penambah nafsu makan, menetralisir racun, menghilangkan gumpalan darah, mempercepat pematangan bisul, obat cacing dan peluruh haid.

9.      Keladi Tikus (Typhonium glagelliforme)
Kandungannya belum banyak diketahui, berkhasit membunuh pertumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi, anti virus dan anti bakteri. Penggunaan harus hati-hati dengan dosis yang tepat (toksik tinggi).
10.  Kitolod (Isotoma Iongiflora)
Mengandung senyawa alkaloid : lobelin, lobelamin, isotomin. Berkhasiat : anti radang, anti inflamasi, analgesic, hemostatik.

11.  Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus)
Mengandung orthosiphonin glikoside, minyak atsiri, saponin, garam kalium yang berkhasiat diuretic dan pelarut batu saluran kencing, sinetesin berkhasiat anti bakteri.

12.  Daun Dewa (Gynura segetum)
Mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, minyak atsiri dan tannin.berkhasiat sebagai penghilang nyeri, anti radang, pereda demam, pembersih darah, penyejuk dan anti pembekuan darah.




Mata Pelajaran : Kimia

Kandungan Pada TOGA

1.      Sambiloto (Andrographis Paniculata)
Flavonoid dan lakton (deoxyandrographolide, andrographolide, homoandrographolide, dan sebagainya), alkane, ketone, aldehyde, panekulin, kalmegin, minyak atsiri.

2.      Temulawak (Curcuma xanthorrizha)
Kurkuminoid dan minyak atsiri,

3.      Ceplukan (Physalis peruviana)
Buah celupkan mengandung asam sitrun,as. Malat, alkaloid, tannin, vitamin C dan gula.

4.      Lempuyang (Zingiber aromaticum)
Minyak atsiri, jinjerot, resin, pati

5.      Gempur Batu (Ruellia napifera)
Mengandung saponin dan flavonoid.

6.      Sambung Nyawa (Gynura procumbens)
Mengandung alkaloid, saponin, flavonoid, tannin.

7.      Cakar ayam (Selaginella doederleinii)
Mengandung saponin, phytosterol dan alkaloid.

8.      Miana (Coleus scitellarioides)
Mengandung minyak atsiri, tannin, lemak dan sebagainnya

9.      Kitolod (Isotoma Iongiflora)
Mengandung senyawa alkaloid : lobelin, lobelamin, isotomin.

10.    Tapak Liman (Elephantophus scaber)
Mengandung elephantophin, deoxyelephantophin, elephanthin, stigmasterol turunan steroid yang dapat memacu gairah seksual. Bunganya mengandung flavonoid. Akar mengandung apiprielinol, lupeol dan stigmasterin.



WATER TREATMENT

            Water treatment atau pengolahan air adalah alat penyaringan atau pengolahan air dari tanah atau sumur untuk dapat dikonsumsi. Air merupakan salah satu sarana pendukung yang sangat diperlukan dalam proses berlangsungnya suatu operasi dalam pabrik, baik untuk kebutuhan sanitasi maupun untuk air proses produksi. Di PPLH air didapat dari sisa-sisa limbah rumah tangga yaitu air bekas cucian.
            Kriteria air bersih yang layak dikonsumsi antara lain :
a.       Memenuhi persyaratan agar berfungsi secara baik dalam penggunaanya.
b.      Memenuhi kebutuhan agar jumlahnya sesuai kebutuhan..
c.       Tersedia dan terjangkau setiap saat.
            Proses pengolahan air sangat beragam tergantung dari mana air itu berasal. Di PPLH, air diolah dengan sistem tumbuh-tumbuhan karena pori-pori tumbuhan sangat kecil sehingga jika menyaring air, air limbah tersebut dapat disaring dengan efektif. Karena dalam air limbah tersebut terdapat padatan tersuspensi (ukuran padatannya lebih besar dari 1 mikron yang bisa mengendap dengan sendirinya), padatan koloid yaitu padatan yang ukurannya antara 1 milimikron sampai 1 mikron dan tidak dapat mengendap dengan sendirinya.



Mata Pelajaran : Fisika

TTL (Teknologi Tepat Lingkungan)

            SDL (Sumber Daya Ligkungan) dapat kita manfaatkan sebagai energi cadangan salah satu SDL yang dapat dimanfaatkan yaitu matahari. Cahaya matahari dimanfaatkan sebagai teknologi tepat lingkungan tara lingkungan antar lain :
1.      Panel Surya (Solar Panel)
Solar panel dimanfaatkan sebagai penerangan dimalam hari dengan menyimpan cadangan energi matahari. Cara kerja : solar panel adalah panel surya menangkap cahaya matahari kemudian cahaya matahari tersebut disimpan dan pada malam hari dapat digunakan sebagai pengganti listrik.

2.      Aki
 Aki dimasukkan ke dalam kendil yang terbuat dari tanah liat yang kemudian aki tersebut dimanfaatkan untuk menyimpan cahaya matahari.

3.      Solar Back Cooker
Solar Back Cooker merupakan pemanfaatan matahari untuk mengofen makanan seperti kue pisang dan lain-lain. Solar Back Cooker dibuat dari kaca dan disertai dengan termometer untuk mengukur suhu. Pada saat kemarau solar back cooker dapat memasak telur dengan waktu 2 jam dan telur yang dihasilkan memiliki rasa yang khas dan kenyal.

4.      Waterheater
Waterheater merupakan pemanfaatan sinar matahari untuk memasak air. Waterheater dibuat dari kaca, dilapisi aluminium dicat berwana hitam, dan di dalam waterheater terdapat air. Waterherater dibentuk seperti piramida dengan tujuan agar tidak mudah pecah dan karena indonesia berada di daerah khatulistiwa sehingga pada musim apapun waterheater masih tetap bisa mendapatkan cahaya matahari untuk disimpan. Waterheater dibuat dari kaca biasa tetapi dipilih kaca yang paling tebal serta waterheater dicat hitam agar mudah menyerap matahari, karena warna hitam memiliki kemampuan menyerap kalor paling baik. Waterheater biasa digunakan direstoran, hotel yg berada di PPLH Trawas. Waterheater digunakan untuk mencuci piring dan mencuci pakaian (tidak memakai detergen tetapi memakai jeruk atau klerek).